Breaking News

PROYEK MELEBIHI JADWAL, PEMBANGUNAN TEBING SUNGAI MESAT SENILAI RP 6,949.165.000 DI LUBUKLINGGAU JADI SOROTAN

 


Tayangviral - LUBUKLINGGAU – Proyek pembangunan, peningkatan perkuatan tebing Sungai Mesat yang berlokasi di wilayah Kecamatan Lubuklinggau Timur 2 kini tengah menjadi sorotan hangat. Pasalnya, infrastruktur vital yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut dilaporkan belum selesai, padahal telah melewati batas waktu pelaksanaan yang telah ditentukan di dalam kontrak.

Berdasarkan data yang dihimpun, proyek penguatan tebing ini dilaksanakan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lubuklinggau. Proyek ini didanai melalui sumber dana Bantuan Keuangan (BK-BK) dengan nilai kontrak yang cukup fantastis, yakni mencapai Rp6.949.165.000.  


Pihak ketiga yang ditunjuk sebagai pelaksana proyek ini adalah CV Putri Aceh. Namun, hingga waktu kalender kerja yang telah disepakati bersama berakhir, pihak kontraktor dinilai gagal merampungkan pekerjaan tepat waktu, sehingga progres di lapangan kini dipertanyakan.


Keterlambatan pengerjaan ini memicu kekhawatiran dari berbagai pihak, terutama warga di sekitar aliran Sungai Mesat, Kecamatan Lubuklinggau Timur 2. Pasalnya, penguatan tebing sungai sangat krusial untuk mencegah terjadinya erosi dan longsor yang dapat mengancam pemukiman warga, terutama saat debit air sungai meningkat.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Kota Lubuklinggau maupun perwakilan dari CV Putri Aceh belum memberikan keterangan resmi terkait kendala utama yang menyebabkan keterlambatan proyek, serta sanksi denda atau adendum perpanjangan waktu yang akan diberlakukan. Masyarakat berharap pihak terkait segera mengambil langkah tegas agar proyek bernilai miliaran ini tidak berjalan ditempat dan bisa segera dirasakan manfaatnya.(Fs)

Tidak ada komentar